Menurut Al-Quran Nabi Isa a.s. sudah mati
Dalam surat An-nisa 158 dikatakan,
[quote] Bar rafa’ahullaahu ilaihi kaanallaahu ‘aziizan hakiimaa. [/quote]
Tetapi Tuhan telah mengangkatnya (Isa) kepadaNya.
Perkataan rafa’a (mengangkat) kalau dipakai Allah terhadap manusia hanya berarti "mengangkat derajat". Juga begitu halnya dengan peristiwa Nabi Isa a.s. Dalam ayat-ayat sebelumnya diterangkan dosa-dosa kaum Yahudi yang menyebabkan Tuhan marah kepada mereka.
Salah satu dosa mereka itu ialah kesombongan mereka bahwa mereka telah menyalib Nabi Isa sampai mati. Hal ini adalah suatu bukti bagi mereka bahwa Nabi Isa palsu. Karena hukum Taurat yang mereka percayai mengatakan bahwa :
[quote] Karena orang tergantung itu kutuklah bagi Tuhan Allah (Ulangan 21 : 23) [/quote]
Karena Nabi Isa menurut kaum Yahudi mati di atas salib maka mereka percaya bahwa Nabi Isa adalah palsu, dan karena itu sangat hinalah Nabi Isa. Hal itu dibantah oleh Tuhan dengan mengatakan bahwa Nabi Isa tidak mati disalib. Malahan Allah meninggikan derajat Nabi Isa. Itulah yang dimaksud dalam ayat rafa’ahullahu itu.
- Agama | Time: 10:36 pm (UTC+8)

jadi menurut muslim ahmadi, nabi isa itu disalib lalu selamat dan hidup?
apa kata ayat sebelumnya? 4:157. bahwa nabi isa TIDAK DIBUNUH DAN TIDAK DISALIB.
jadi jelas, bahwa nabi isa yg sebenarnya tidak pernah mengalami proses penyaliban. tapi orang yg disalib ada yakni disamarkan sbg nabi isa. ini firman ALLAH.
Comment by boes — August 3, 2008 @ 12:46 am
nabi isa emang hebat.
ga pernah nyuruh bunuh orang kafir.
malah suruh kasihi musuh.bener2 standard nya tinggi.
nabi isa juga dipanggil kalimatAllah
lahir dari perawan maryam, dari Rohul Kudus.
wow..kalo Allah cuma jadikan dia nabi, ngapain yah Allah repot2 utus isa spt itu?
pasti ada tujuan yg lebih besar, knapa cara dia masuk ke dunia spt itu.
spt kita tahu, seluruh generasi manusia terseret dalam dosa adam, makanya manusia, yg seharusnya hidup abadi, jadi mengenal kematian, semua karna dosa masuk ke dalam generasi manusia.
jadi semua yg lahir dari manusia itu tercemar oleh dosa.
makanya Allah mau mengutus nabi isa, sebagai satu2nya manusia yg sempurna tidak berdosa (tidak lahir dari turunan adam), tapi lahir karna RohulKudus.
lalu isa, menjalani panggilannya sebagai tumbal, bagi dosa generasi manusia keturunan adam.
sama spt karna adam, semua manusia terseret dosa.
karna isa manusia yg suci, jadi tumbal, kita semua bisa menerima ampunan dosa.
Allah emang maha pengasih dan penyayang, tapi jng lupa dia maha adil.
dia menuntut balas dosa. tidak ada istilah dosa kecil di mata Allah. semua dosa akan seret m,anusia ke neraka, makanya Allah yg maha pengasih dan adil, yg mau menyelamaatkan manusia, cuma bisa lakukan 1 cara untuk mampukan manusia terima ampunan.
yaitu harus ada manusia sempurna yg jadi tumbal.
sehingga karna percaya pengorbanan isa anak Allah lah, kita menerima ampunan dosa.
anak artinya isa datang dari Allah, bukannya Allah kawin dng manusia lalu lahir isa yah..itu pengertian yg salah.
kalo saya anak menteng, bukan berarti jalan sudirman dan jalan sabang kawin, tapi artinya saya datang dari menteng.
hanya lewat isa kita bisa datang kepada Allah, karena kita dibayarin dosanya ama isa anak Allah.
sehingga, motif saya ibadah dan lakukan kebaikan, bukan untuk ngumpulin poin buat masuk surga.
tapi saya ibadah dan lakukan baik, karna saya bersyukur ama Allah yg ampuni dosa saya, lewat isa yg jadi tumbal bagi dosa saya..jadi motif saya murni untuk bersyukur atas kebaikan Allah..bukan karna ada maunya (ngumpulin poin buat ke surga)
Comment by fali — November 25, 2008 @ 2:20 pm